Kepulauan Karibia

By admin on Tuesday, April 21, 2009
Filled Under: Sejarah Dan Budaya

pulau_karibiaPada saat kedatangan bangsa Eropa ke Karibia, sebagian besar pulau-pulau di Karibia dihuni oleh orang-orang pribumi dari ras Amerindian yang terbagi menjadi tiga kelompok besar yaitu: suku Taíno di Antilles Besar, Bahama dan Kepulauan Leeward; suku Carib dan Galibi di Kepulauan Windward; suku Ciboney di bagian barat Cuba.

Suku Taínos terbagi lagi menjadi tiga golongan yakni: Taínos Kuno, yang menduduki pulau Hispaniola dan Puerto Rico; Taínos Barat, yang menduduki Cuba, Jamaica, dan Kepulauan Bahama; Taínos Timur, yang menduduki Kepulauan Leeward. Sementara itu, Trinidad telah dihuni oleh kelompok suku berbahasa Carib dan Arawak.

Nama Karibia (Caribbean) diambil dari nama orang-orang pribumi yang pertama menghuni pulau-pulau tersebut, orang-orang Carib. Karibia dikenal juga dengan nama Hindia Barat (West Indies). Nama tersebut berasal dari kesalahan Christopher Columbus saat pertama kali mendaratkan kapalnya pada tahun 1492 dan mengira bahwa ia telah sampai di India. Selain itu, istilah Antilles berasal dari bahasa Spanyol yang merupakan nama lain dari laut Karibia yang lebih umum dalam bahasa-bahasa Eropa.

Segera setelah kedatangan Christopher Columbus, baik penjelajah Portugis mau pun Spanyol mulai mengklaim wilayah Amerika Tengah-Selatan dan sekitarnya, termasuklah di dalamnya Karibia. Koloni awal ini mengambil emas dari tanah jajahan dan membawanya ke Eropa terutama ke Inggris, Belanda, dan Perancis.

Bangsa-bangsa ini mendirikan koloni di Karibia dalam rangka menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Karibia menjadi rebutan koloni-koloni yang ada pada masa itu karena kekayaan sumber daya alamnya. Akibatnya, Karibia sering menjadi arena peperangan bangsa-bangsa Eropa selama berabad-abad.

Leave a Reply