Archive for the ‘Sejarah Dan Budaya’ Category

pulau_karibiaPada saat kedatangan bangsa Eropa ke Karibia, sebagian besar pulau-pulau di Karibia dihuni oleh orang-orang pribumi dari ras Amerindian yang terbagi menjadi tiga kelompok besar yaitu: suku Taíno di Antilles Besar, Bahama dan Kepulauan Leeward; suku Carib dan Galibi di Kepulauan Windward; suku Ciboney di bagian barat Cuba.

Suku Taínos terbagi lagi menjadi tiga golongan yakni: Taínos Kuno, yang menduduki pulau Hispaniola dan Puerto Rico; Taínos Barat, yang menduduki Cuba, Jamaica, dan Kepulauan Bahama; Taínos Timur, yang menduduki Kepulauan Leeward. Sementara itu, Trinidad telah dihuni oleh kelompok suku berbahasa Carib dan Arawak.

Nama Karibia (Caribbean) diambil dari nama orang-orang pribumi yang pertama menghuni pulau-pulau tersebut, orang-orang Carib. Karibia dikenal juga dengan nama Hindia Barat (West Indies). Nama tersebut berasal dari kesalahan Christopher Columbus saat pertama kali mendaratkan kapalnya pada tahun 1492 dan mengira bahwa ia telah sampai di India. Selain itu, istilah Antilles berasal dari bahasa Spanyol yang merupakan nama lain dari laut Karibia yang lebih umum dalam bahasa-bahasa Eropa.

Segera setelah kedatangan Christopher Columbus, baik penjelajah Portugis mau pun Spanyol mulai mengklaim wilayah Amerika Tengah-Selatan dan sekitarnya, termasuklah di dalamnya Karibia. Koloni awal ini mengambil emas dari tanah jajahan dan membawanya ke Eropa terutama ke Inggris, Belanda, dan Perancis.

Bangsa-bangsa ini mendirikan koloni di Karibia dalam rangka menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Karibia menjadi rebutan koloni-koloni yang ada pada masa itu karena kekayaan sumber daya alamnya. Akibatnya, Karibia sering menjadi arena peperangan bangsa-bangsa Eropa selama berabad-abad.

Bukti tertua dari keberadaan manusia di Karibia terdapat di selatan Banwari, Trinidad, yang diperkirakan berasal dari 7.000 tahun yang lalu. Situs Banwari ini termasuk ke dalam era Archaic (pra-keramik), yang penghuninya dikenal dengan istilah manusia Ortoiroid. Bukti arkeologi paling awal dari pemukiman manusia di Hispaniola diperkirakan berasal dari tahun 3.600 SM, yang disusul dengan kemunculan pemukiman di Cuba pada tahun 3.100 SM.

pre-historic_trinidad_and_tobagoSementara di Antigua, keberadaannya diperkirakan muncul pada tahun 2.000 SM. Situs-situs ini tidak ditemukan di Kepulauan Windward dan adanya perbedaan teknologi penggunaan alat-alat Archaic menunjukkan bahwa manusia-manusia purba pertama penghuni Karibia berasal dari Amerika Tengah. Dimana tepatnya komunitas Ortoiroid ini muncul masih merupakan hal yang tidak pasti.

Antara tahun 400 SM dan 200 SM, kebudayaan alat keramik dan agrikulturalis pertama, memasuki Trinidad dari Amerika Selatan. Budaya tersebut dikenal dengan nama Saladoid. Pemukiman mereka menyebar luas mulai dari sungai Orinoco di Trinidad menuju pulau-pulau lain di Karibia. Beberapa tahun setelah 250 SM, kelompok lainnya yaitu kebudayaan Barancoid, memasuki Trinidad.

Komunitas Barancoid menyebar di  sepanjang sungai Orinoco, kemudian sekitar 650 SM kelompok lainnya mulai datang, yakni kelompok Arauquinoid. Kelompok-kelompok ini menyebar luas ke daerah-daerah lain di Karibia, dan menjadi rantai utama dan pertama dari sistem kebudayaan Karibia.

Sekitar 1300 SM, muncullah peranakan dari kelompok-kelompok ini yang disebut kelompok Mayoid di Trinidad. Kebudayaan Mayoid merupakan sistem budaya yang dominan di Karibia sampai masa kedatangan Spanyol.