Indahnya Karibia

By admin on Thursday, April 23, 2009
Filled Under: Pulau Karibia

Karibia merupakan rangkaian pulau di Laut Karibia yang membentang sepanjang 4.020 km di antara Venezuela (Amerika Selatan) dan Amerika Tengah. Kepulauan ini dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu Bahama, Antilles Besar (Greater Antilles), dan Antilles Kecil (Lesser Antilles). Bahama merupakan kepulauan di bagian utara Karibia, termasuk di dalamnya pulau Andros. Antilles Kecil merupakan kelompokeindahan_pulau_karibiak pulau-pulau kecil di sebelah timur Karibia, termasuk di dalamnya Aruba, Grenada, Martinique, Barbados, dan Barbuda.

Antilles Besar merupakan kumpulan pulau-pulau terbesar di Karibia, termasuk di dalamnya Cuba, Jamaica, dan pulau Hispaniola yang diduduki oleh dua negara yaitu Haiti dan Republik Dominika. Keseluruhan jumlah pulau di Karibia mencapai 7.000 pulau, baik yang berpenghuni mau pun tidak. Karibia sangat mahsyur sebagai destinasi wisata karena pantainya yang indah dan iklim tropisnya yang eksotis.

Karibia terletak di lintang ekuator bumi sehingga memiliki iklim tropis dengan dua musim seperti Indonesia. Musim penghujan di sana berkisar di antara pulau Juni dan November. Jika Anda ingin berlibur ke Karibia, pilihlah bulan-bulan di luar bulan penghujan karena Karibia termasuk kawasan yang sering mengalami badai topan. Tentu Anda tidak ingin liburan Anda berantakan karena badai, kan? Iklimnya yang tropis menyebabkan topografi pulau-pulau Karibia cukup beragam, dari perbukitan, hutan tropis, hingga ladang kaktus.

Hal ini menyebabkan Karibia menjadi kawasan dengan keaneka ragaman hayati yang cukup tinggi. Keanekaragaman ini meliputi spesies tikus kesturi raksasa (solenodon), buaya Cuba, burung kakatua Puerto Rico, dan anggrek-anggrek endemik (hanya ada di Karibia), dan ikan-ikan air tawar dan air asin. Sayang sekali spesies-spesies ini kini terancam keberadaannya akibat penebangan hutan dan eksploitasi berlebihan ulah manusia.

Kebun Raya Karibia Tertua St. Vincent

By admin on Tuesday, April 21, 2009
Filled Under: Pulau Karibia

Kebun Raya St. Vincent merupakan kebun raya tertua di negara-negara pada belahan bumi selatan. Kapten Bligh, seorang kapten kapal Inggris, pertama kali mengenalkan buah sukun (orang Eropa mengenalnya dengan istilah buah roti atau breadfruit) dari Tahiti sebagai makanan para budak di kebun raya ini. The Musée de la Pagerie di Pulau Martinique merupakan museum yang dahulu menjadi tempat lahir permaisuri Prancis, Josephine.

Di dalamnya terdapat berbagai koleksi peninggalan dari permaisuri Napoleon Bonaparte ini. Josephine yang memiliki nama asli Marie Josèphe Rose Tascher de la Pagerie lahir di Martinique pada tanggal 23 Juni 1763 dari pasangan kaya Joseph-Gaspard Tascher de la Pagerie dan Rose-Claire des Vergers de Sannois. Josephine adalah seorang janda saat ia menikah dengan Bonaparte. Pernikahan mereka berakhir dengan perceraian karena keduanya saling tidak setia.

Masih banyak lagi tempat-tempat bersejarah di seantero Karibia. Contohnya, Pulau Curaçao, merupakan pulau yang banyak mendapat pengaruh dari masa kolonialisasi Belanda. Di pulau ini Anda dapat melihat jejeran gedung-gedung dari masa kolonial antara abad 17 dan abad 18 yang memiliki arsitektur yang menawan.

kebun_raya_tertua_st_vincentBeda lagi ceritanya bila Anda berkunjung ke San Juan di Puerto Rico. Di sana Anda akan melihat pengaruh Spanyol yang kental dari abad 16 dan abad 17. Belum lagi jika kita beranjak ke Jamaica atau Cuba. Wuih! Tidak ada habis-habisnya.

Jika Anda tidak suka berada dalam gedung museum, Anda bisa menikmati keindahan alam tropikal Karibia. Alam Karibia dapat diibaratkan sebagai museum bagi keindahan alam dunia. Kekayaan alam Karibia meliputi berbagai spesies flora dan fauna yang hidup terrestrial mau pun akuatik, dan juga beberapa spesies burung dan spesies akuatik yang unik dan eksotis.

Tanah Karibia sama kaya dengan tanah Indonesia, tempat di mana kita bisa memahami betul kemegahan, keajaiban, serta keragaman hayati di planet bumi ini. Intinya, ke mana pun Anda melangkah di Karibia, selalu akan Anda temukan horizon baru terbentang sejauh mata memandang. Enjoy your Holiday.

Benteng Brimstone Hill di Karibia

By admin on Tuesday, April 21, 2009
Filled Under: Pulau Karibia

benteng-brimstone-hillBenteng Brimstone Hill di St. Kitts awalnya didirikan sebagai benteng pertahanan Hindia Barat pada masa perang. Benteng ini berukuran sangat, sangat, sangat besar. Benteng ini dibangun secara berkala antara tahun 1690 dan 1790 (Lama sekali ya? Tidak heran ukurannya sangat besar), dan merupakan benteng dengan persenjataan paling lengkap pada masa itu.

Bukit Brimstone memiliki tinggi 800 kaki (244 m) dan merupakan lereng curam yang terjal. Medan bukit ini sangat tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat mendirikan benteng. Namun, berkat kedisiplinan (kalau tidak boleh dikatakan kekejaman) kaum militer Inggris memperbudakkan orang-orang Afrika, medan tersebut dapat ditaklukan dan pembangunan benteng tetap berlanjut (meski pun memakan banyak korban nyawa).

Lokasi benteng di atas bukit menyediakan pemandangan yang menakjubkan dari bukit hijau di sekelilingnya, dan memungkinkan prajurit Inggris untuk melakukan pengintaian total terhadap musuh-musuhnya. Benteng Brimstone Hill dialihfungsikan menjadi taman nasional pada tahun 1987.

Benteng ini sering dimanfaatkan untuk area konferensi atau bahkan tempat resepsi pernikahan dengan harga sewa bervariasi mulai dari US$ 100 hingga US$ 1000. Oleh UNESCO, benteng ini diberi gelar sebagai salah satu Situs Peninggalan Paling Bersejarah Dunia karena beberapa faktor antara lain; kecerdikan kaum militer Inggris dalam hal arsitektur dan memimpin pembangunan benteng (dengan memperbudakkan orang Afrika) dan juga karena kekuatan dan kemampuan budak Afrika dalam membangunnya.

Kombinasi kedua hal tersebut telah menciptakan Benteng Brimstone sebagai pintu penjelajahan masa lalu yang tetap bertahan di era serba modern ini, dan memiliki makna yang signifikan bagi sejarah dunia.

Taman nasional Karibia Nelson’s Dockyard

By admin on Tuesday, April 21, 2009
Filled Under: Pulau Karibia

Penduduk Karibia sangat bangga akan sejarah mereka, sehingga mereka tidak ragu dalam melindungi monumen-monumen historikal paling berharga yang ada di tanah mereka. Contoh nyata upaya pemerintah Karibia dalam melindungi situs-situs historikal dapat Anda lihat pada tempat-tempat seperti taman nasional Nelson’s Dockyard, Clarence House, taman nasional Benteng Brimstone Hill, Kebun Raya St. Vincent, dan the Musée de la Pagerie.

neslons-dockyardTaman nasional Nelson’s Dockyard terletak di pusat English Harbour di Antigua. Pada mulanya tempat ini merupakan markas bagi angkatan laut tentara Inggris yang kemudian ditelantarkan dan ditutup pada 1889. Sekarang, tempat ini telah direstorasi menjadi satu-satunya dermaga bersejarah bergaya Georgia di dunia.

Dari Nelson’s Dockyard kita dapat melihat Clarence House yang merupakan kediaman raja Inggris, William IV. William IV tinggal di sana pada masa ia masih menjabat sebagai kapten kapal HMS Pegasus, di bawah pimpinan Lord Nelson.