Benteng Brimstone Hill di St. Kitts awalnya didirikan sebagai benteng pertahanan Hindia Barat pada masa perang. Benteng ini berukuran sangat, sangat, sangat besar. Benteng ini dibangun secara berkala antara tahun 1690 dan 1790 (Lama sekali ya? Tidak heran ukurannya sangat besar), dan merupakan benteng dengan persenjataan paling lengkap pada masa itu.
Bukit Brimstone memiliki tinggi 800 kaki (244 m) dan merupakan lereng curam yang terjal. Medan bukit ini sangat tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat mendirikan benteng. Namun, berkat kedisiplinan (kalau tidak boleh dikatakan kekejaman) kaum militer Inggris memperbudakkan orang-orang Afrika, medan tersebut dapat ditaklukan dan pembangunan benteng tetap berlanjut (meski pun memakan banyak korban nyawa).
Lokasi benteng di atas bukit menyediakan pemandangan yang menakjubkan dari bukit hijau di sekelilingnya, dan memungkinkan prajurit Inggris untuk melakukan pengintaian total terhadap musuh-musuhnya. Benteng Brimstone Hill dialihfungsikan menjadi taman nasional pada tahun 1987.
Benteng ini sering dimanfaatkan untuk area konferensi atau bahkan tempat resepsi pernikahan dengan harga sewa bervariasi mulai dari US$ 100 hingga US$ 1000. Oleh UNESCO, benteng ini diberi gelar sebagai salah satu Situs Peninggalan Paling Bersejarah Dunia karena beberapa faktor antara lain; kecerdikan kaum militer Inggris dalam hal arsitektur dan memimpin pembangunan benteng (dengan memperbudakkan orang Afrika) dan juga karena kekuatan dan kemampuan budak Afrika dalam membangunnya.
Kombinasi kedua hal tersebut telah menciptakan Benteng Brimstone sebagai pintu penjelajahan masa lalu yang tetap bertahan di era serba modern ini, dan memiliki makna yang signifikan bagi sejarah dunia.


